Ringkasan & Hubungan ke Vault

Arsitektur Transformer adalah tulang punggung dari seluruh Large Language Model (LLM) modern. Catatan ini membedah arsitektur internal Transformer decoder-only tingkat lanjut, inovasi pengodean posisi (RoPE), taktik optimasi komputasi attention (GQA, FlashAttention), serta efisiensi eksekusi (inference) melalui KV Cache, melengkapi llm-wiki dan attention-mechanism-roadmap.

Daftar Isi

  1. Taksonomi Arsitektur Transformer
  2. Anatomi Blok Decoder-Only Kontemporer
  3. Pengodean Posisi: RoPE (Rotary Position Embedding)
  4. Optimasi Komputasi Attention: MQA, GQA, dan FlashAttention
  5. Mekanisme Inference & KV Cache
  6. Koneksi ke Vault

1. Taksonomi Arsitektur Transformer

Arsitektur asli Transformer (Vaswani et al., 2017) menggunakan struktur Encoder-Decoder. Namun, evolusi model bahasa raksasa memecahnya menjadi tiga variasi utama:

  1. Encoder-Only (BERT-style): Menggunakan self-attention dua arah (bidirectional attention) untuk memahami konteks kalimat secara penuh. Sangat baik untuk tugas klasifikasi teks dan ekstraksi informasi.
  2. Decoder-Only (GPT-style): Menggunakan causal mask (hanya melihat token sebelumnya) untuk menghasilkan token baru secara autoregresif. Merupakan standar de facto untuk LLM generator teks masa kini.
  3. Encoder-Decoder (T5/BART-style): Encoder membaca konteks input dan Decoder menghasilkan output. Sangat efisien untuk tugas penerjemahan bahasa atau ringkasan dokumen.

2. Anatomi Blok Decoder-Only Kontemporer

Berikut adalah skema struktural satu blok layer LLM modern (mengikuti konfigurasi LLaMA/Gemma):

                       Input Token Vector (x)
                                 │
         ┌───────────────────────┴───────────────────────┐
         │                                               ▼
         │                                            RMSNorm
         │                                               │
         │                                       Self-Attention (GQA)
         │                                               │
         │                                        Linear Projection
         │                                               │
         ▼                                               ▼
     Residu (+) ◀────────────────────────────────────────┘
         │
         ├───────────────────────┬───────────────────────┐
         │                                               ▼
         │                                            RMSNorm
         │                                               │
         │                                         MLP / SwiGLU
         │                                               │
         ▼                                               ▼
     Residu (+) ◀────────────────────────────────────────┘
         │
         ▼ Output ke Layer Berikutnya

2.1 Peningkatan Komponen Utama

  • RMSNorm (Root Mean Square Normalization): Menggantikan LayerNorm standar untuk mempercepat latihan model sebesar 10-50% tanpa degradasi kualitas dengan membuang perhitungan rata-rata (mean estimation):
  • SwiGLU Activation: Menggantikan aktivasi GeLU klasik pada lapisan FFN untuk meningkatkan kemampuan representasi non-linear model.

3. Pengodean Posisi: RoPE (Rotary Position Embedding)

Untuk mempertahankan informasi urutan kata tanpa batasan panjang sekuens kaku seperti pada absolute position embedding, LLM modern menggunakan RoPE.

3.1 Konsep Matematika RoPE

RoPE menerapkan rotasi geometris pada representasi 2D dari Query () dan Key () di ruang kompleks berdasarkan indeks posisi token :

Dimana sub-matriks rotasi 2D didefinisikan sebagai:

Keunggulan: Hasil dot-product hanya bergantung pada jarak relatif antar-token (), bukan posisi absolutnya. Hal ini memungkinkan model diekstrapolasi untuk memproses konteks yang jauh lebih panjang selama masa eksekusi (context length extrapolation).


4. Optimasi Komputasi Attention: MQA, GQA, dan FlashAttention

Komputasi attention orisinal membutuhkan alokasi memori yang sangat besar. Berikut adalah teknik optimasi utama:

Multi-Head Attention (MHA)     Grouped-Query Attention (GQA)     Multi-Query Attention (MQA)
    Q Q Q Q Q Q Q Q                 Q Q Q Q Q Q Q Q                 Q Q Q Q Q Q Q Q
    │ │ │ │ │ │ │ │                 └──┬──┘ └──┬──┘                 └──────┬──────┘
    ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼                    ▼       ▼                           ▼
    K K K K K K K K                    K       K                           K
    V V V V V V V V                    V       V                           V
 (1 Head Q : 1 Head K/V)        (Group Q : 1 Head K/V)           (All Q : 1 Head K/V)
  1. MQA (Multi-Query Attention): Seluruh kepala query () berbagi satu pasang kepala Key () dan Value ().
    • Hasil: Mengurangi konsumsi memori KV Cache secara drastis saat eksekusi (inference), namun sedikit menurunkan akurasi penalaran model.
  2. GQA (Grouped-Query Attention): Kompromi terbaik antara MHA dan MQA. Kepala query dikelompokkan (misal: 8 head Q berbagi 1 head K/V). LLaMA 3 menggunakan GQA.
  3. FlashAttention: Mengeliminasi kebutuhan menulis dan membaca matriks attention berukuran yang sangat besar dari VRAM GPU lambat (High Bandwidth Memory - HBM) ke memori register GPU cepat (SRAM) dengan membagi komputasi softmax menjadi blok-blok kecil (tiling).

5. Mekanisme Inference & KV Cache

Proses generasi teks pada LLM bersifat autoregresif: untuk menebak token berikutnya, model memproses ulang seluruh sequence sebelumnya.

5.1 KV Cache (Key-Value Cache)

Untuk menghindari kalkulasi ulang matriks dan dari token lama yang sudah diproses pada setiap iterasi komputasi forward-pass, nilai vektor Key dan Value dari token terdahulu disimpan dalam memori RAM GPU (KV Cache).

  • Tanpa KV Cache: Kompleksitas komputasi generasi token bertumbuh secara kuadratis .
  • Dengan KV Cache: Kompleksitas ditekan menjadi linear .
  • Masalah Baru: KV Cache memakan ruang VRAM yang sangat besar pada batching tingkat tinggi, mendorong penggunaan teknik optimasi layout memori dinamis seperti PagedAttention (digunakan pada engine vLLM).

6. Koneksi ke Vault

CatatanHubungan
attention-mechanism-roadmapPanduan praktis pengkodean blok Multi-Head Attention tingkat dasar.
rnn-lstm-vs-transformerAnalisis komparatif performa Transformer vs arsitektur rekurensi/SSM Mamba.
llmops-ai-infrastructurePanduan orkestrasi model dan deployment LLM menggunakan framework vLLM/Ollama.
llm-wikiGambaran ringkas awal sejarah dan konsep pemodelan bahasa besar.